Berawal dari permintaan Riksa Uji & Sertifikasi 6 (enam) unit Autoclave milik PT. Blue Sparking Energy (BSE) & PT. Guang Ching Nickel Cobalt (GCNC) yang akan digunakan di PT. Indonesia Wedabay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Informasi yang diberikan user BSE & GCNC bahwa Autoclave yang akan digunakan tersebut seluruhnya tidak dapat dilakukan Hydrostatic Test & Pressure Safety Valve Test yang sudah terpasang di site IWIP. Dimana Hydrostatic Test & Pressure Safety Valve Test merupakan Riksa Uji yang dapat menentukan kehandalan, kekuatan, keamanan & keselamatan dari Autoclave yang akan digunakan.
Maka atas dasar tersebut, kami (IWIP, Disnaker & CIM) bersepakat untuk menyaksikan test tersebut secara langsung ke pabrik pembuat Autoclave di Yantai City, Shandong, China.
Perjalanan dimulai dari Jakarta pada Kamis (09/04) pukul 11.25 WIB menuju Manado & tiba pada pukul 15.50 WITA. Manado merupakan titik kumpul kami (IWIP, Disnaker & CIM). Setibanya di Manado, kami istirahat sejenak di Novotel sambil menunggu penerbangan ke Guangzhou pada pukul 20.30 WITA. Setelah hampir 4 jam penerbangan, tibalah kami di Guangzhou pada Jumat (10/04) pukul 02.30 waktu setempat. Dari bandara Guangzhou kami langsung menuju ke tempat istirahat di Mercure. Lanjut pada pukul 11.30 waktu Guangzhou, kami siap terbang menuju ke Yantai City, Shandong.
Dan syukur Alhamdulillah pada pukul 15.20, akhirnya kami tiba di Yantai City, Shandong.
Penasaran dengan cerita perjalanan saya sampai selesai, tunggu cerita-cerita berikutnya…
* Catatan perjalanan AK3 PUBT PT CIM, Aries Murdyanto saat Riksa Uji K3 di China